Prinsip Dasar
dan Metode Kepramukaan merupakan prinsip yang digunakan dalam pendidikan
kepramukaan, yang membedakannya dengan gerakan pendidikan lainnya.
Baden-Powell
sebagai penemu sistem pendidikan kepanduan telah menyusun prinsip-prinsip Dasar
dan Metode Kepanduan, lalu menggunakannya untuk membina generasi muda melalui
pendidikan kepanduan. Beberapa prinsip itu didasarkan pada kegiatan anak atau
remaja sehari-hari. Prinsip Dasar dan Metode Kepanduan itu harus diterapkan
secara menyeluruh. Bila sebagian dari prinsip itu dihilangkan, maka organisasi
itu bukan lagi gerakan pendidikan kepanduan.
Dalam Anggaran
dasar Gerakan Pramuka dinyatakan bahwa Prinsip Dasar dan Metode
Kepramukaan bertumpu pada:
·
Keimanan dan ketakwaan
kepada Tuhan Yang Maha Esa;
·
Kepedulian terhadap bangsa
dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
·
Kepedulian terhadap diri
pribadinya;
·
Ketaatan kepada Kode
Kehormatan Pramuka.
PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN
Prinsip Dasar Kepramukaan
sebagai norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka, ditanamkan dan
ditumbuhkembangkan melalui proses penghayatan oleh dan untuk diri pribadinya
dengan dibantu oleh pembina, sehingga pelaksanaan dan pengamalannya dilakukan
dengan penuh kesadaran, kemandirian, kepedulian, tanggung jawab serta
keterikatan moral, baik sebagai pribadi maupun anggota masyarakat.
METODE KEPRAMUKAAN
Metode Kepramukaan merupakan cara
belajar progresif melalui :
·
Pengamalan Kode Kehormatan
Pramuka;
·
Belajar sambil melakukan;
·
Sistem berkelompok;
·
Kegiatan yang menantang dan
meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan Perkembangan rohani
dan jasmani pesertadidik;
·
Kegiatan di alam terbuka;
·
Sistem tanda kecakapan;
·
Sistem satuan terpisah
untuk putera dan untuk puteri;
·
Sistem among.
Metode Kepramukaan pada
hakikatnya tidak dapat dilepaskan dari Prinsip Dasar Kepramukaan. Keterkaitan
itu terletak pada pelaksanaan Kode Kehormatan. Metode Kepramukaan juga
digunakan sebagai sebagai suatu sistem yang terdiri atas unsur-unsur yang merupakan
subsistem terpadu dan terkait, yang tiap unsurnya mempunyai fungsi pendidikan
yang spesifik dan saling memperkuat serta menunjang tercapainya tujuan.